Kasihan Batunya

W : Jangan nimpukin batunya ke kepalanya!
L   : Loh, kenapa kak?
W :  Kasihan batunya dong! Enggak sanggup lihat batunya dipukul-pukulin gitu ke kepalanya.
L   : Lah, malah batunya yang kasihan. Gituin aja, gituin.
W :  Iya, Dik. Kasihan batunya nimpuk kepala tak berdosa nan berharga. Masa otak cerdas nan kreatif itu mau dipukul batu. Huhuuu.
L   :  Duh, mau uang berapaan, Kak?
W :  Barang semahal apapun tak akan senilai dengan kepalamu, Dik.

Percakapan beberapa tahun yang lalu dengan seorang kakak yang sempat dekat dan kini entah bagaimana kabarnya.

Posting Komentar

0 Komentar