Bawa Bunga Paling Cantik

Lisyah : Ma, tadi Lisyah abis ke rumahnya Abang.
Mama : Ohiya? Ada perlu apa ke sana?
Lisyah : Nemenin kakak Nita ambil pesanan makanannya. Kakak Nita ketemu mamanya Abang.
Mama : Mereka cerita apa saja?
Lisyah : Banyak, Ma. Termasuk semua yang selalu mereka bahas tentang keluarga kita.
Mama : Mama sudah lama tak bertemu mereka. Kapan-kapan mama juga mau ke sana.
Lisyah : Tapi tadi Lisyah turun dari mobil belakangan, Ma.
Mama : Mengapa?
Lisyah : Lisyah takut ketemu Abang, juga merasa bersalah sama Abang karena banyak ajakannya yang tidak pernah Lisyah iyakan.
Mama : Kenapa tidak diiyakan saja?
Lisyah : Lisyah selalu malas keluar, Ma. Mama tahu sendiri, kan, anak Mama ini jarang keluar rumah?
Mama : Abangmu itu baik dan sudah seperti keluarga sendiri.
Lisyah : Katanya, ramah-tamah kelulusan studinya sebentar lagi, Ma. Dia pernah ajak Lisyah, minta dibawain bunga.
Mama : (Tertawa) Yaaa, kamu harus datang, Nak! Bawa bunga yang paling cantik.

Posting Komentar

0 Komentar